-->

Berbagai hal menarik yang bisa kita pelajari dari buku dan pengalaman orang lain.

Powered by Blogger.

Monday, 30 June 2014

Seperti Apa Mainan Edukatif Itu?

No comments :
Apa sebenarnya mainan edukatif kreatif? Saya mendapat jawabannya saat mendengar cerita teman saya. Tahun lalu, teman saya menemani Ibu Mien R. Uno, ibu dari pengusaha Sandiaga S. Uno dalam satu acara di Yogyakarta. Teman saya penasaran tentang cara mendidik Ibu Mien ini hingga anaknya bisa menjadi pengusaha yang terpandang.

Teman saya bertanya pada beliau, “Dulu apa yang Ibu lakukan pada Pak Sandi hingga beliau bisa menjadi seperti sekarang?” Ibu Mien menjawab, “Dari kecil kami memberinya mainan Lego. Mainan ini melatih kreativitas anak-anak saya.”

Perkataan tersebut menjadi aha! momen bagi saya. Anak-anak perlu diberi mainan yang bisa merangsang kreativitas anak. Lebih spesifik lagi, Lego sangat  membantu untuk membuat anak kreatif. Ibu Mien sudah memberikan mainan Lego ini pada anak-anaknya sejak mereka masih balita.

Tak heran kalau kreativitas anak-anaknya berkembang. Walau memang Lego ini bukan satu-satunya hal yang membuat anak-anaknya sukses. Lego ini hanya alat, keahlian parenting dari Ibu Mien dan suaminya untuk bisa membentuk Pak Sandi seperti sekarang ini.

Saya sendiri pertama kali mendapat mainan Lego saat kelas 2 SD. Satu set Lego duplo berisi 300 pieces bricks. Berbeda dengan mainan kebanyakan, biasanya anak terima jadi mainan yang dibelikan orang tuanya. Saat bermain Lego, bakat kreativitas anak tersalurkan. Melihat brick-brick Lego membuat anak berpikir cara memasang-masangkannya. Anak pun lebih puas bermain karena imajinasinya  bisa tersalurkan.

Dulu setiap kali bermain Lego, saya selalu berpikir karakter-karakter apa saja yang mau saya buat. Namanya siapa, punya rumah seperti apa, kendaraannya seperti apa. Saya membuat cerita dari karakter tersebut. Merangkai brick-brick agar karakter tersebut bisa “hidup” butuh kreativitas, membuat ceritanya butuh kreativitas. Apalagi dengan memainkannya bersama teman, teamwork pun menjadi terlatih.

Ya. Mainan seharusnya bukan hanya menghibur anak. Mainan seharusnya memiliki nilai edukatif bagi anak. Ini yang membuat saya berjualan mainan sejenis Lego. Sejenis?  Ya memang karena merknya bukan Lego, namun punya nilai edukasi yang sama. Mungkin bisa dibilang bajakan dari Lego. Kualitasnya agak di bawah Lego sedikit namun dengan harga yang jauh lebih murah.

Situs jualan mainan edukatif yang merangsang kreativitas ini bisa dilihat di zetatoys.com. Mainan ini cocok kalau ingin memberi hadiah untuk anak, sepupu, keponakan, adik asuh. Ada mainan yang cocok untuk anak laki-laki, ada pula yang cocok untuk perempuan. Btw,  mainan ini asyik juga dimainkan oleh orang dewasa juga. Saya masih merasa seru bermain Lego sampai sekarang.


Kalau tertarik ngobrol-ngobrol soal  Lego (atau mungkin beli #ahik) mangga whatsapp atau telepon ke 085624380040. Atau bisa juga ke nomor yang ada di zetatoys.com, sama saja kok. 

No comments :

Post a Comment