-->

Berbagai hal menarik yang bisa kita pelajari dari buku dan pengalaman orang lain.

Powered by Blogger.

Sunday, 27 July 2014

Selamat Lebaran! Kapan Nikah?

No comments :
Lebaran identik dengan kata mudik. Mudik identik dengan kumpul keluarga. Kumpul keluarga identik dengan pertanyaan basa-basi. Pertanyaan yang mudah sekali diucapkan namun sulit untuk dijawab. Terkadang yang ditanya hanya bisa menelan ludah sambil menjawab seadanya. Pertanyaan yang katanya tak disukai. Pertanyaan yang katanya menekan.

“Kapan nikah?”

Duh.

Dalam kelas Akademi Berbagi Bandung: Cara-Cara Membangun Kota, Ridwan Kamil menjelaskan bahwa pertanyaan semacam itu adalah necessary  evil. Necessary evil untuk mempercepat kemajuan negara. Kok bisa?

Pemicu munculnya kota-kota megapolitan adalah kota yang penduduknya banyak. Kota yang penduduknya banyak memang belum pasti jadi megapolitan. Namun  megapolitan pasti penduduknya banyak. Penduduk yang padat merupakan syarat awal kemajuan kota.

Kampanye seperti ini bisa jadi tak perlu
dilakukan agar ekonomi Indonesia terus maju
“Di masa depan, kota-kota yang padat akan ada di Asia. Penyebabnya: orang-orang Asia hobi bikin anak,” kata Ridwan Kamil. Banyak kota di Indonesia yang penduduknya tumbuh semakin cepat, menimbulkan bonus demografi alias ledakan usia produktif—yang diprediksi akan ada hingga sekitar tahun 2030.

Setelah itu, bisa jadi penduduk akan mulai turun, seperti yang kita lihat di berbagai kota.  Penurunan jumlah penduduk yang ekstrem menyebabkan kemunduran kota.

Pasca-perang dunia II, penduduk Jepang tumbuh pesat. Pertumbuhan penduduk yang dibarengi etos kerja keras mereka menyebabkan kota-kota di Jepang menjadi sangat maju. Namun saat ini pertumbuhan penduduknya mulai turun, bahkan di beberapa kota mulai minus. Tahun 2040 nanti diprediksi 500 kota di Jepang akan tak berpenghuni. Generasi mudanya jarang yang mau menikah, jarang yang mau punya anak.  Komitmen katanya. Merepotkan katanya.

Pertanyaan “kapan nikah” yang membudaya di negeri ini bisa jadi akan mencegah berhentinya pertumbuhan penduduk di Indonesia. Negeri ini sedang berada pada masa emasnya. Lebih dari 60% penduduknya berada pada masa produktif.

“Kapan nikah?” memberi tekanan  pada anak muda agar momen pertumbuhan ini tidak berhenti. Mungkin tak enak didengar (yeah). Tapi yang patut disyukuri, ada harapan dalam hal demografi penduduk Indonesia nanti tak akan menjadi Jepang saat ini.

Dalam momen Idul Fitri 1435 H ini, segenap admin mferandy.blogspot.com mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 H. Semoga Allah Swt menerima seluruh ibadah Ramadhan kita bersama. Taqabalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum.

Selamat lebaran! Kapan nikah?


Ditulis oleh mimin yang juga masih lajang, duh, munafik.

No comments :

Post a Comment